Pelatihan Barbershol dan Bakery di Lapas Padang ditutup

Header Menu

Pelatihan Barbershol dan Bakery di Lapas Padang ditutup

Jumat, 16 Juli 2021

  


Warta-palapa.com, Padang

Setelah melaksanakan pelatihan dibidang Barbershop dan Bakery bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) bekerjasama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Padang selama kurang lebih 22 hari, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Padang menyelenggarakan acara penutupan kegiatan pelatihan pada Jum'at (16/7). Acara itu turut dihadiri oleh Kepala Lapas Kelas IIA Padang Era Wiharto beserta jajaran Kegiatan Kerja Lapas Kelas IIA Padang, Plh. Kepala BLK Padang Riswanto beserta rombongan, pejabat struktural eselon IV dan V Lapas Kelas IIA Padang, para instruktur dan peserta pelatihan Barbershop dan Bakery. 


Dalam kata sambutannya, Kalapas Era Wiharto menyampaikan ucapan terima kasih kepada BLK Padang dan para instruktur pelatihan. "Terima kasih yang sebesar-besarnya kami ucapkan kepada Kepala BLK Padang yang hari ini diwakilkan oleh Bapak Riswanto selaku Plh. Kepala atas kesediaannya membantu Lapas Kelas IIA Padang dalam membina WBP melalui berbagai kegiatan pelatihan. Jika sebelumnya Lapas Kelas IIA Padang telah membawa 7 orang WBP untuk pelatihan Barista dan 1 petugas ke BLK Padang, saat ini BLK Padang juga telah memberikan pelatihan di bidang Barbershop dan Bakery bagi puluhan WBP. Ini bukanlah akhir, namun akan ada kegiatan lanjutannya yakni Kelas Bahasa," jelas Kalapas Era Wiharto bersemangat. 


Seperti tidak pernah puas untuk terus memberikan yang terbaik dalam membina para warga binaan, usai acara Era Wiharto kembali akan mengajak BLK Padang untuk memberikan pelatihan kepada WBP berupa Kelas Bahasa seperti Bahasa Inggris dan bahasa asing lainnya. 

 


"Kita tidak pernah tau perkembangan zaman seperti apa, menguasai bahasa kelas dunia merupakan satu modal yang berharga untuk menghadapi perkembangan zaman tersebut. Selain itu, tak ada salahnya seorang mantan narapidana berprofesi sebagai Tour Guide," ungkap Kalapas Era Wiharto. 


Kalapas berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan ilmu yang diperoleh melalui pelatihan tersebut dengan baik saat nanti selesai menjalani masa hukuman. "Semoga ilmu yang diperoleh bisa bermanfaat bagi seluruh peserta untuk membuka lapangan kerja baik untuk dirinya sendiri maupun lingkungan sosialnya nanti," tambahnya.


Hal ini disambut baik oleh Riswanto selaku Plh. Kepala BLK Padang. Beliau menyampaikan bahwa BLK Padang siap untuk membantu Lapas Kelas IIA Padang dalam membina para warga binaan pemasyarakatan khususnya yang ada di Lapas Kelas IIA Padang. "Semoga ilmu yang kita semua berikan bagi para WBP bisa berguna dan menjadi modal untuk membuka usaha saat nanti bebas dan kembali ke tengah-tengah masyarakat," ucap Riswanto. 


Beliau juga meminta maaf atas ketidakhadiran Kepala BLK Padang dikarenakan tengah melaksanakan tugas di Kota Pekanbaru. Namun, Riswanto menyatakan bahwa BLK Padang siap membantu Lapas Kelas IIA Padang membina warga binaan melalui kegiatan-kegiatan pelatihan lainnya. 


Secara resmi, Kepala Lapas Kelas IIA Padang menutup kegiatan pelatihan Barbershop dan Bakery di Lapas Kelas IIA Padang bekerjasama dengan BLK Padang. Semoga kerjasama ini senantiasa terjalin dengan baik demi berikan pelayanan prima bagi warga binaan pemasyarakatan khususnya yang ada di Lapas Kelas IIA Padang. (Rel)