Babinsa Koramil 410-04/TKT Bantu Evakuasi Korban Hanyut di Sungai Way Balau

Header Menu

Babinsa Koramil 410-04/TKT Bantu Evakuasi Korban Hanyut di Sungai Way Balau

Sabtu, 11 Desember 2021

  


Warta-palapa.com, Bandarlampung

Upaya pencarian Dzikril Mukminin yang merupakan korban hanyut menuai hasil. Korban di temukan dalam keadaan meninggal dunia (MD) di aliran sungai Way Balau RT 15 LK-2 Kelurahan Bumi Kedamaian, Kota Bandarlampung, Sabtu pagi (11/12/2021)


Di ketahui sebelumnya, Dzikril Mukminin (8) warga jalan Kulit Gg Damai, Langkapura Bandarlampung. Ia terseret arus siring/parit  di sekitar rumahnya saat mandi hujan bersama rekannya pada Jum'at 10 Desember 2021 sekitar pukul 16.00 WIB.


Babinsa Koramil 410-04/TKT Kodim 0410/KBL Peltu Usep Sopwan mengatakan "pihaknya mendapat laporan dari warga wilayah binaan bahwa ada temuan mayat yang tersangkut di sungai Way Balau."


"Pada sekitar pukul 06.40 WIB, saya mendapat laporan dari warga bahwa ada temuan mayat di sungai Way Balau,"Kata Babinsa Usep.


Lanjutnya, Babinsa langsung menuju ke sungai Way Balau guna melakukan evakuasi terhadap korban dan berkoordinasi dengan Babinsa di wilayah Kecamatan Langkapura guna memastikan apakah mayat tersebut merupakan korban hanyut yang di cari oleh para petugas.

 


"Setelah mengetahui, bahwa mayat tersebut adalah Dzikril Mukminin kemudian kita langsung menghubungi Basarnas dan selanjutnya melakukan evakuasi korban menuju Puskesmas Kedaton,"Jelasnya.


Danramil 410-04/TKT Mayor Inf Sutoto mengapresiasi upaya lapor cepat oleh perangkat kelurahan, RT dan masyarakat sehingga aparat Babinsa di wilayah dapat mengambil tindakan yang cepat dan tepat.


Lebih lanjut, Danramil mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Bandarlampung khsusnya bisa mengambil hikmah dari musibah ini.


"Dengan cuaca extrime akhir-akhir ini hendaknya warga masyarakat lebih berhati-hati, Jaga kebersihan lingkungan kemudian saling peduli dengan sesama tetangga dan jaga anak-anak kita. Sehingga di harapkan hal ini tidak terjadi lagi untuk kedepannya," Pungkasnya. (Rls/Marli)