Tidak Pernah Pulang, LSM Damar Minta Polda Lampung Lakukan Mediasi Anak dan Orang Tua

Header Menu

Tidak Pernah Pulang, LSM Damar Minta Polda Lampung Lakukan Mediasi Anak dan Orang Tua

Sabtu, 11 Desember 2021

   


Warta-palapa.com, Bandarlampung

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Damar meminta Polda Lampung melalui Subdit IV Renakta (Remaja, anak-anak dan wanita) Ditreskrimum Polda Lampung untuk melakukan mediasi antara Maria Devina dengan kedua orang tuanya.


Permintaan mediasi ini berdasarkan surat pengaduan Lembaga Advokasi Perempuan dengan Nomor : 013/B/PK/AP/Damar/XI/2021 tanggal 9 November 2021 tentang Audiensi dan Pelaporan Pengaduan Informasi.


Kegiatan mediasi ini dilaksanakan di ruang subdit IV Renakta, pada hari Jumat tanggal 10 Desember 2021.


Kegiatan mediasi tersebut di pimpin oleh Kanit 1 Renakta AKP Andri Gustami didampingi Aipda Yulius yang mewakili Kasubdit IV Renakta.


Andri mengatakan, mediasi pertemuan keluarga dengan anakbya ini, yaitu Maria Devina dengan kedua orang tuanya Josepina Noerbaity dan Denny Kurniadi disebabkan karena Maria Devina setelah pindah agama (mualaf) tidak pernah pulang kerumah orang tuanya lagi. 


 "Jadi LSM Damar meminta bantuan hukum agar dilakukan mediasi untuk dipertemukan antara Maria Devina dengan kedua orang tuanya, karena setelah Maria Devina menjadi mualaf, pihak orang tua mengalami kesulitan untuk bertemu dengan anaknya, yang mana anak tersebut sempat di titipkan di beberapa pondok pesantren di wilayah Lampung dan terakhir diketahui bahwa Maria Devina telah berada di Pondok Pesantren Alhadid 3 yang beralamat di Wilayah Depok Jawa Barat",kata Andri di ruang kerjanya, Sabtu (11/12/2021).


Andri menambahkan, beberapa poin hasil kesepakatan mediasi tersebut yaitu, bahwa Maria Devina masih tetap ingin belajar memperdalam agama Islam di Pondok Pesantren Al Hadid 3 yang beralamat di jalan Mandor Ancol, Pancoran Mas Depok Jawa Barat di bawah pengasuhan dan tanggung jawab Ustad Yusuf Ismail dan ustad Toipi.


Hasil mediasi tersebut di bacakan langsung di hadapan kedua orang tua Maria Devina dan dituangkan dalam surat pernyataan dengan di tandatangani oleh pihak terkait, tandasnya. 


Kegiatan mediasi di hadiri beberapa perwakilan dari pihak keluarga dan LSM Damar di antaranya, Ust. Ansori perwakilan Dewan Daqwah Islam Lampung, Ust. Probo Rian dari Muallaf Centre Lampung, Ust. Toipin dari Pondok Pesantren Al Hadid Depok Jawa Barat, Afrintina dari LSM Damar Lampung dan Kedua orang tua Maria Devina. (dn/penmas)