Fokus Kegiatan Internal, FSPTI TKBM Pelabuhan Panjang Tidak Mengikuti Aksi Damai May Day 2022

Header Menu

Fokus Kegiatan Internal, FSPTI TKBM Pelabuhan Panjang Tidak Mengikuti Aksi Damai May Day 2022

Kamis, 12 Mei 2022

  


Warta-palapa.com, Bandarlampung

Menjelang pelaksanaan Pada aksi damai May Day 2022 di Provinsi Lampung, diperlukan sinergitas Polri dan elemen Buruh di Provinsi Lampung dalam menciptakan situasi yang kondusif.


Hal tersebut disampaikan oleh Federasi Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (FSPTI) Buruh TKBM Pelabuhan Panjang Kota Bandarlampung, di Kantor DPC FSPTI TKBM Pelabuhan Panjang, Kamis (12/05/2022) yang berkomitmen membantu Polda Lampung menjaga Kamtibmas menjelang dan selama kegiatan aksi May Day 2022 di Provinsi Lampung.


“Kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Federasi Serikat Pekerja Trasnportasi Indonesia (FSPTI) Buruh TKBM Pelabuhan Panjang Kota Bandarlampung untuk membantu pihak keamanan (Polri) dalam menciptakan suasana Kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Lampung, khususnya dalam pelaksanaan Peringatan May Day 2022 di Provinsi Lampung,” ujar Syaibi Wakil Ketua Federasi Serikat Pekerja Trasnportasi Indonesia (FSPTI) Buruh TKBM Pelabuhan Panjang Kota Bandarlampung.


Syaibi mengatakan, saat ini banyak sekali berkembang isu - isu yang meresahkan, sehingga dapat menimbulkan opini - opini dalam masyarakat yang tidak baik dan dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

 


“Kami berharap semua pihak untuk bersama-sama dapat menyampaikan apresiasi secara damai pada saat aksi peringatan May Day 2022 dan bersama-sama membantu Polri untuk menjaga situasi yang kondusif," tambahnya.


Lebih lanjut pihaknya saat ini sedang fokus dengan kegiatan Internal yaitu menyusun struktur kepengurusan yang baru.


"Bahwa untuk kegiatan Aksi yang rencananya akan dilaksanakan secara serentak pada Hari Sabtu, 14 Mei 2022 khususnya Buruh yang tergabung dalam FSPTI TKBM Pelabuhan panjang tidak mengikuti kegiatan tersebut, dikarenakan masih fokus dengan kegiatan Internal yaitu menyusun struktur kepengurusan yang baru," Jelas Syaibi. (Marli/Rls)