Surabaya Dominasi Musik Klasik di Indonesia

Surabaya Dominasi Musik Klasik di Indonesia

wartapalapa
Jumat, 28 November 2025

  


Warta-palapa.com, Surabaya

Tahun 2025 ini Surabaya memegang rekor peserta tertinggi di antara 11 kota yang menyelenggarakan Kompetisi Piano Nusantara Plus. Kata "Plus" yang ditambahkan sejak 2024 menandakan bahwa kompetisi ini ditujukan bukan hanya untuk piano saja. Itu sebabnya para vokalis klasik serta pemain instrumen gesek pun banyak berpartisipasi dalam kompetisi musik klasik yang kini terbesar di Indonesia ini. Dari total 578 peserta di Sumatra, Jawa dan Kalimantan (baru Pontianak tahun ini), Surabaya bukan hanya juara dalam partisipasi (83 peserta), tapi juga persentase yang menembus babak final, yaitu 57 peserta yang berarti 68 % dari total peserta Surabaya, sebuah angka yang sangat membanggakan dan menunjukkan kualitas pemusik klasik Surabaya . 


Tapi bukan hanya itu. Ananda Sukarlan, pianis, komponis pendiri KPN+ juga memuji pemilihan beberapa vokalis klasik dalam repertoire tembang puitik yang mereka bawakan. "Sebagai vokalis klasik Jawa Timur, saya melihat solidaritas mereka dengan sesama seniman di bidang lain yaitu sastra. Contohnya adalah soprano dari Malang, Faustina Sherenita Prajnadewi memilih puisi Nanang Suryadi, dosen Universitas Brawijaya sebagai salah satu repertoire-nya atau bariton Jason Suryaatmaja memilih puisi Tengsoe Tjahjono, kelahiran Jember yang pernah meraih penghargaan sastra dari gubernur Jawa Timur tahun 2012. Kecermatan Jason dan Sherenita dalam memilih repertoirenya sebanding dengan kemampuan teknik dan musikal mereka yang menjadikan mereka juara di kategori masing-masing (Jason Suryaatmaja juara pertama di kategori Senior dan Faustina Sherenita Prajnadewi juara ke-2 di Junior -- tidak ada juara I di kategori Junior ini karena menurut Ananda belum ada yang memenuhi standar penilaian juara I, dari kematangan interpretasi dan teknik vokal). Ini membuktikan bahwa kualitas pemusik itu adalah gabungan dari teknik, musikalitas, pengetahuan dalam memilih repertoire dan juga kelakuan baik tentu saja, misalnya bagaimana ia dapat bersinergi dalam teamwork".


Sebetulnya tidak tepat bahwa Surabaya diikuti peserta terbanyak, karena sebetulnya Jabotabek lah yang terbanyak, tapi kami pecah menjadi tiga kota di tiga tanggal yang berbeda, yaitu Tangerang, Bekasi dan Jakarta. Kalau dijumlah, peserta "Jatabek" ini mencapai 140 orang, dan semua boleh memilih mau ikut yang di kota mana, asal tanggalnya cocok untuk mereka.

Di provinsi yang musik klasik masih belum populer, jumlah peserta ternyata melebihi ekspektasi. Lampung ada 57, Pontianak 51. Saya berharap ini meningkat, bukan hanya hangat-hangat tahi ayam", tandas Ananda Sukarlan.


Di Surabaya, Ananda Sukarlan didampingi oleh juri Dr. Kevin Raharjo, peraih gelar Doctor of Music dari University of Miami setelah sebelumnya gelar Master diraihnya di Portland State University di bawah bimbingan Dr. Susan Chan, Dr. Thomas Otten, and Dr. Naoko Takao di studi pianonya, serta Hamilton Cheifetz dan Dr. Chuck Dillard untuk musik kamar. 


Jadwal Ananda -- yang ditulis oleh harian Australia, Sydney Morning Herald sebagai "one of the world's leading pianists at the forefront of championing new piano music" ini -- cukup padat setelah Surabaya, karena KPN+ akan berlanjut di Yogyakarta, Sabtu 29 November, dilanjutkan dengan konser Ananda hari berikutnya, keduanya di Sagan Heritage Hotel. Konser ini juga akan menampilkan pemain biola pemenang dari KPN+ Surabaya, Sean Kenneth Hudyana dan juga pemenang Yogyakarta minggu depan, diiringi oleh Ananda sendiri. Konser ini juga menghadirkan pianis Ukraina Dr. Taras Filenko yang sedang berkunjung ke Indonesia sampai awal bulan Desember. Sementara itu, pemenang kategori Tembang Puitik yaitu Jason Suryaatmaja dan Cindy Honanta (keduanya meraih juara I) diundang oleh Ananda untuk tampil bersamanya di konser di Jakarta, yaitu di Deheng House tanggal 5 Desember nanti.


Para pemenang KPN+ region Surabaya yang akan bertanding di Jakarta, 13 & 14 Desember lengkapnya adalah: 


Usia Dini A:

- Madison Sufredy - Juara 3

- ⁠Nadya Ie - Juara 1


Usia Dini B:

- Levi Leonita Njoto Imanuel - Juara 3

- ⁠Valerie Eliora Hartanto - Juara 3

- ⁠Sophilia Adler Winston - Juara 2

- ⁠Kyella Kimiko Wibowo - Juara 2

- ⁠Moana Johan - Juara 1

- ⁠Clara Aliccia Yapri - Juara 1


Usia Dini C:

- Fionna Quinn Suwandi - Juara 3

- ⁠Gwen Eleanor Walean Alim - Juara 2

- ⁠Elaine Violet Santosa - Juara 2


Pemula B:

- Talouel Bening Humblebee - Juara 3

- ⁠Sherlyn Mckenzie Alim - Juara 3

- ⁠Philia Ie - Juara 2

- ⁠Philip Dave Liem - Juara 2

- ⁠Jedd Ashton Anasrelie - Juara 1


Pemula C:

- Keiko Evelyn Pranoto - Juara 3

- Naomi Vanessa Chandra - Juara 2

- ⁠Jacqueline Angelica - Juara 2

- ⁠Alfonso Rudolph Herryawan - Juara 1


Menengah B:

- Rachel Fidelia Cathleen - Juara 3

- ⁠Edward Nathaniel Handoko - Juara 1


Instrument Cello Senior:

- Clift Christian - Juara 3

- ⁠Catheleen Sophia Hsu - Juara 3

- ⁠Muhammad Wishnu Sutta Wiriya - Juara 2


Menengah C:

- Noemi Zoey Susanto - Juara 3

- ⁠Nikolaus Henry Siawan - Juara 2

- ⁠Cheryl Evangeline - Juara 2

- ⁠Starielle Adeline Winston - Juara 2


Lanjutan A:

- Matthew Wilson T. Widjaja - Juara 2

- ⁠Yosefin J.G. Panggabean - Juara 1

- ⁠Steffan Sumargo - Juara 1

- ⁠Alexander Hudyana - Juara 1


Lanjutan B:

- Audrina Valerie Widjanarko - Juara 3

- ⁠Sarah Joanna Sugiarto - Juara 3

- ⁠Claire Alexia Oei - Juara 1

- ⁠Gabriella Christine Lukito - Juara 1


Instrument Violin Junior:

- Emily Louisa Haryono - Juara 3

- ⁠Avelina Swastika Dharma - Juara 3

- ⁠Elaine Isabelle Jie - Juara 3

- ⁠Yosefin J.G. Panggabean - Juara 2

- ⁠Chloe Adeline Sentono - Juara 2

- ⁠Alexander Kyle Hudyana & Isabella Nikita Sumargo - Juara 1


Tembang Puitik Junior:

- Faustina Sherenita Prajnadewi - Juara 2

- ⁠Catherine Sutandya - Juara 2


Tembang Puitik Senior:

- Ruhannah Renanda Agustinah - Juara 3

- ⁠Christian Kyocera Prasetio - Juara 2

- ⁠Cindy Honanta & Jason Suryatmajan - Juara 1


Lanjutan C:

- Colin Cristo Harianto - Juara 3


Instrument Violin Senior:

- Nyrelle Elena Kanasut - Juara 3

- ⁠Azelia Javelyn Kho - Juara 2

- ⁠Emily Yongnardi - Juara 2

- ⁠Lorenzo Anson Poedijono, Sean Kenneth Hudyana & Tavia Conchietta Widjojo - Juara I. (**)