Warga Kecamatan Ulu Belu Keluhkan Proyek Jembatan Ulu Semong–Petai Kayu Gunakan Pasir Hitam dan Asal Jadi

Warga Kecamatan Ulu Belu Keluhkan Proyek Jembatan Ulu Semong–Petai Kayu Gunakan Pasir Hitam dan Asal Jadi

wartapalapa
Senin, 24 November 2025

  


Warta-palapa.com, Tanggamus 

Kekecewaan warga mulai menyeruak terhadap proyek pembangunan jembatan Ulu Semong–Petai Kayu di Kecamatan Ulu Belu, Kabupaten Tanggamus. Proyek yang menelan anggaran sekitar Rp6,3 miliar itu kini dinilai tidak dikerjakan sesuai standar teknis.

‎Dari pantauan di lapangan menunjukkan penggunaan pasir hitam halus pada pekerjaan talud setinggi dua meter yang menjadi bagian awal konstruksi. Material tersebut dianggap tidak layak digunakan untuk pondasi bangunan jembatan.

‎Kondisi itu semakin diperkuat dengan langkah Kabid Bina Marga Dinas PUPR Tanggamus yang telah mengirim surat teguran resmi (st-02/PPTK-BM-22/10/2025) kepada pihak kontraktor. Teguran ini menjadi bukti nyata bahwa ada ketidaksesuaian material di lapangan.

‎ 


‎Warga setempat, Darmawansyah alias Bangkok, menyebut surat teguran itu membuktikan adanya kelalaian kontraktor.

‎“Kalau sampai keluar surat teguran, berarti bukan hal sepele. Ini proyek besar, masa bahan dasarnya saja sudah bermasalah? Kami kecewa,” ujarnya dengan nada geram.

‎Ia berharap pihak pengawas maupun pemerintah daerah segera turun langsung meninjau ulang pekerjaan di lapangan.

‎“Jangan tunggu nanti jembatan rusak, baru sibuk cari siapa yang salah,” tambahnya.


‎Meski proyek ini belum memasuki tahap utama jembatan, kualitas pekerjaan awal dinilai menjadi indikator keseriusan kontraktor dalam melaksanakan amanah pembangunan dari pemerintah. (Sapri/Tim)