Sosialisasi Idelogi Pancasila, Yuhadi Pesan Jaga Kerukunan antara Umat Beragama dan Kerukunan Bertetangga

Sosialisasi Idelogi Pancasila, Yuhadi Pesan Jaga Kerukunan antara Umat Beragama dan Kerukunan Bertetangga

wartapalapa
Rabu, 21 Januari 2026

  


Warta-palapa.com, Bandarlampung 

Anggota Komisi III DPRD Kota Bandarlampung H. Yuhadi, SHI, MH, melaksanakan sosialisasi pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (IPWK), di Kelurahan Sukajawa Baru Kecamatan Tanjungkarang Barat, Rabu (21/01/2026).


Dalam pembinaan Ideologi Pancasila ini, Yuhadi menyampaikan pesan agar Masyarakat menjaga kerukunan umat beragama dan kerukunan bertetangga.


Hidup harus rukun dan damai berdampingan dan jika ada masalah di masyarakat kedepan kan penerapan Restorative Justice (RJ) atau keadilan restoratif.


“Ibu-ibu jika berselisih paham, kalau bisa mah damai-damai saja lah ya. Jangan ribut-ribut, masalah besar dikecilkan dan masalah kecil di hilangkan. Kita sekarang ini apalagi ini ada Pak Babin dan Bhabin Kamtibmas, masalah di kelurahan itu jadi RJ kan saja, kecuali sudah berulang kali sudah 3 kali misalnya maling yaitu sudah tentu ada pidananya, wajib dilaporkan,” ujar Yuhadi.


Aggota DPRD Kota Bandarlampung yang sudah tiga periode ini mengajak masyarakat untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Termasuk dalam menyikapi perbedaan pendapat dan konflik sosial, demi menjaga persatuan dan ketertiban di lingkungan Masyarakat.

 


Seperti biasa, dalam setiap sosialisasi IPWK, Yuhadi selalu mengetes peserta untuk menghafalkan Pancasila. Bagi yang hafal Pancasila baik secara urut maupun acak, dia memberi hadiah kepada peserta.


Dalam sosialisasi pembinaan Ideologi Pancasila, Yuhadi menghadirkan dua nara sumber yaitu; Jamhari, Wartawan senior Lampung dan Imam Ma'arif, pratisi masalah sosial.


Kegiatan sosialisasi IPWK di Kelurahan Sukajawa Baru dihadiri Bhabin Kamtibmas Aipda Mere Archan dan Babinsa Sertu Jasmin.


Jamhari dalam paparannya menyampaikan, Indonesia yang kini berpenduduk sekitar 283 Juta jiwa, menempati posisi keempat jumlah penduduk dunia. Namun Indonesia, sangat beruntung karena mempunyai perekat yaitu Pancasila. Sehingga sampai ini Indonesia yang mempunyai hampir 700 pulau, masih tetap terjaga.


Sementara itu, Imam Ma'arif menguraikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. (*)