Warta-palapa.com, Tanggamus
Isak tangis keluarga korban pecah saat menanti kedatangan jenazah korban bocah 13 Tahun terbawa arus di Sungai Way Bedeng Kecamatan Talang Padang yang ditemukan warga tergeletak disungai Tanjung Anom pekon Jati Agung Kecamatan Ambarawa kabupaten Pringsewu. Kamis (19/2/2026)
Penemuan mayat tergeletak di tepi Sungai Tanjung Anom tersebut sempat menggegerkan warga Jati Agung dan sempat menjadi viral di unggahan vidio sosial media." Telah diketemukan mayat seorang anak laki di Sungai Tanjung Anom Jati agung" ucap nada di unggahan sosial media.
Diketahui sebelumnya telah terjadi insiden anak hanyut terbawa arus di Pekon Sinar Banten kecamatan Talang Padang kabupaten Tanggamus, korban bernama Aditya (13) Tahun siswa SMPN 1 Talang Padang.
Kronologi kejadian terjadi pada Senin sore saat korban sedang mandi di sungai bersama dua orang teman nya, naas pada saat itu arus sungai tiba tiba membesar sehingga Korban tidak sempat menyelamatkan diri.
Petugas Basarnas yang mendapatkan laporan langsung bergerak mendatangi lokasi dan berusaha melakukan pencarian.
Di hari pertama pencarian tim rescue di bantu BPBD dan masyarakat belum mendapatkan hasil sehingga tim SAR di bantu masyarakat melanjutkan upaya pencarian di hari kedua dengan menyusuri sungai hingga di bendungan Banjar agung Kecamatan Pugung,
Tidak hanya sampai di situ, upaya pencarian terus dilakukan sampai di hari ke empat hingga di peroleh informasi ada penemuan mayat tergeletak di sisi Sungai Tanjung Anom Desa Jati Agung Kecamatan Ambarawa.
Dari keterangan kepolisian mengatakan bahwa benar bahwa jika temuan mayat tersebut adalah Aditiya warga Pekon Sinar Banten yang hanyut terbawa arus pada Senin sore 16 Pebruari 2026 yang lalu.
Kepala Pekon Sinar Banten Muhamad Amin saat di konfirmasi menuturkan bahwa benar jenazah tersebut adalah warga nya korban yang meninggal akibat terbawa arus pada Senin sore, Kepala Pekon juga berterima kasih kepada Basarnas dan seluruh OPD serta masyarakat yang telah berjibaku dalam melakukan pencarian korban.
"Benar korban adalah Aditiya dan Alhamdulillah telah diketemukan dan kami pemerintah Pekon dan kecamatan berterima kasih kepada Basarnas dan masyarakat serta seluruh OPD yang telah membantu sehingga jenazah akhirnya dapat diketemukan selanjutnya langsung dimakan malam ini juga." Tutur kakon mewakili camat Talang Padang Jhoni Irzal.
Amin juga menegaskan, atas permintaan seluruh keluarga besar korban agar supaya seluruh masyarakat untuk tidak mengunggah video penemuan mayat tersebut khususnya di sosial media.
"Perlu saya sampaikan bahwa keluarga besar meminta untuk tidak mengunggah Poto serta video penemuan korban Aditya" tegasnya. (Sapriadi)


