Warta-palapa.com, Bandarlampung
Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Lampung sukses menggelar Pengukuhan Pengurus, Orientasi Politik, dan Musyawarah Kerja Wilayah (MUSKERWIL) di Mercure Hotel, Kota Bandarlampung, Minggu (08/02/2026) Pagi.
Sebanyak 120 lebih pasukan PKB Lampung resmi dikukuhkan di bawah komando Ketua DPW PKB Lampung Hj. Chusnunia Chalim, Ph.D. Pengukuhan dipimpin langsung oleh Dr. H. Jazilul Fawaid, SQ., MA., Wakil Ketua Umum DPP PKB, yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi PKB DPR RI periode 2024–2029.
Sebelumnya, jajaran KSB DPW PKB Provinsi Lampung telah dilantik secara serentak se-Indonesia di Jakarta, yakni Ketua Hj. Chusnunia, Ph.D., Sekretaris Maulida Zauroh, dan Bendahara Cecep Jamani. Pada pengukuhan kali ini, dikukuhkan pula 40 pengurus harian DPW serta 90 pengurus dari 30 biro, sehingga total pengurus DPW PKB Lampung periode 2026–2031 mencapai 210 orang.
Acara ini dihadiri oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Wakil Gubernur Lampung dr. Jihan Nurlela, kepala daerah dari PKB Hj. Ella Nuryamah (Bupati Lampung Timur), Anggota DPR RI Fraksi PKB Dr. H. Muhammad Kadafi, SH., MH., Ketua Bawaslu Lampung, Ketua KPU Lampung, pimpinan partai politik tingkat Provinsi Lampung, serta perwakilan ormas keagamaan seperti NU, Muhammadiyah, LDII, PW Muslimat NU, PW Fatayat NU Lampung, IPNU–IPPNU, organisasi mahasiswa dan kepemudaan PMII, HMI, GMNI, PMKRI, Banom partai, serta pengurus DPC PKB dari 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.
Pembacaan Surat Keputusan (SK) pengurus DPW PKB Lampung dibacakan oleh Ahmad Fauzi (Pengurus DPP PKB), dilanjutkan dengan prosesi pengukuhan dan pengarahan oleh Dr. H. Jazilul Fawaid. Selanjutnya, Sekretaris Wilayah Maulida Zauroh membacakan SK pengukuhan 30 biro DPW PKB Lampung periode 2026–2031 yang melibatkan lebih dari 120 pengurus.
Dalam sambutannya, Ketua DPW PKB Lampung Hj. Chusnunia, Ph.D., yang akrab disapa Mbak Nunik, menyampaikan rasa syukur sekaligus tanggung jawab besar dalam melanjutkan estafet kepemimpinan partai.
“Saya menerima amanah ini antara bersyukur dan bermuhasabah. PR besar kita adalah kaderisasi agar estafet kepemimpinan PKB ke depan berjalan dengan baik. Kepengurusan kali ini menggandeng sebanyak mungkin elemen masyarakat agar PKB benar-benar hadir di tengah rakyat, tidak hanya saat musim kampanye,” ujarnya.
Ia menegaskan fokus PKB Lampung pada sektor pendidikan, kesehatan, pertanian, pangan, serta penguatan kolaborasi dengan pemerintah pusat, daerah, dan organisasi kemasyarakatan demi menjawab kebutuhan masyarakat.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan dana kaderisasi dari DPW PKB Provinsi Lampung kepada 15 DPC PKB se-Provinsi Lampung dengan total anggaran Rp1,7 miliar, di mana masing-masing DPC menerima bantuan sebesar Rp100 juta hingga Rp200 juta, disesuaikan dengan luas wilayah dan kepadatan penduduk.
Dalam sambutannya, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada pengurus DPW PKB Lampung yang baru. Ia juga berseloroh bahwa selama PKB dipimpin Mbak Nunik, siapapun gubernurnya, wakil gubernurnya seolah selalu dari PKB.
Gubernur menegaskan pentingnya kerja bersama lintas partai untuk membangun Lampung.
“IPM kita masih terendah di Sumatra. Potensi sektor riil kita Rp150 triliun, tapi yang mampu dihilirisasi baru Rp40 triliun. Ini PR besar kita semua. Dibutuhkan kreativitas dan keputusan politik yang berpihak kepada masyarakat Lampung,” tegasnya.
Sementara itu, dalam arahannya, Wakil Ketua Umum DPP PKB Dr. H. Jazilul Fawaid, SQ., MA. menyampaikan salam dari Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar kepada seluruh kader PKB Lampung.
“Dunia sedang berubah dan tidak menentu. Apa yang terjadi secara global berdampak langsung kepada rakyat. Indonesia kaya, tapi sering kali justru mengundang pihak lain mengambil kekayaan kita. Karena itu, kita harus berdaulat dan mengambil keputusan politik yang tepat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa PKB tegak lurus mendukung kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, dengan tetap menjunjung tinggi akhlak dan etika politik.
“Menang itu penting, tapi harus dengan akhlaqul karimah. Politik PKB adalah politik melayani. Pengurus PKB itu ngurusi, bukan jadi urusan, dan harus mampu memberi solusi di tengah masyarakat,” tutupnya.
Acara ditutup dengan pesan reflektif mengutip Jalaluddin Rumi: “Hidup hanya sekali, jangan tinggalkan selain cinta.”
Salam cinta dari Gus Muhaimin pun mengakhiri rangkaian kegiatan pengukuhan DPW PKB Provinsi Lampung. (Marli)



