Warta-palapa.com, Bandar Lampung
Angin kencang yang melanda wilayah Bandar Lampung pada siang hari tadi mengakibatkan sebuah pohon besar tumbang dan menimpa pagar Gereja HKBP Tanjung Karang di Jalan Nusa Indah, Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Telukbetung Utara. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 10.30 WIB tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp2 juta.
Kecepatan respons aparat kewilayahan menjadi kunci utama dalam penanganan musibah tersebut. Babinsa Kelurahan Sumur Batu, Pelda Enang Kamaludin dari Koramil 410-03/TBU, menjadi personel TNI pertama yang tiba di lokasi setelah menerima laporan dari warga.
Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), Pelda Enang segera memobilisasi tim gabungan yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung serta petugas Perlindungan Masyarakat (Linmas) setempat untuk melakukan evakuasi pohon tumbang.
“Begitu menerima laporan dari warga, saya langsung menuju ke TKP. Prioritas utama kami adalah memastikan keselamatan warga serta membersihkan material pohon secepat mungkin agar aktivitas di gereja dan arus lalu lintas di sekitar Jalan Nusa Indah dapat kembali normal,” ujar Pelda Enang saat memimpin proses evakuasi, Rabu (11/03/2026)
Di bawah koordinasinya, proses pemotongan batang pohon menggunakan gergaji mesin serta pembersihan ranting-ranting dilakukan secara gotong royong oleh tim gabungan. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat menjadi bukti nyata kesiapsiagaan TNI dalam membantu mengatasi kesulitan warga, termasuk dalam situasi darurat bencana.
Sinergi antara Babinsa, BPBD, dan Linmas tersebut juga mendapat apresiasi dari jajaran pemerintah kecamatan. Camat Telukbetung Utara, Zolahuddin Al Zamzami, bersama Lurah Sumur Batu, Dede Suganda, turut hadir di lokasi untuk memantau langsung proses evakuasi dan memastikan penanganan berjalan lancar.
“Kami sangat mengapresiasi kinerja Babinsa yang responsif dan cepat bergerak di lapangan. Babinsa merupakan ujung tombak kewilayahan yang mampu menggerakkan berbagai unsur untuk membantu masyarakat. Ini adalah contoh sinergi yang baik antara TNI dan pemerintah daerah,” ujar Camat Zolahuddin.
Berkat kerja sama dan kekompakan tim, pohon besar yang sempat menutupi sebagian area gereja berhasil dievakuasi. Proses pembersihan selesai sekitar pukul 15.45 WIB, lebih cepat dari perkiraan awal.
Situasi di sekitar Gereja HKBP Tanjung Karang kini telah kembali kondusif, dan arus lalu lintas di Jalan Nusa Indah berangsur normal.
Peristiwa ini kembali menegaskan peran Babinsa sebagai aparat teritorial yang tidak hanya menjaga stabilitas keamanan wilayah, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, termasuk penanganan bencana dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.


