Warta-palapa.com, Bandar Lampung
Hujan deras yang mengguyur wilayah kota pada sore hari, Selasa (31/03/2026), menyebabkan genangan air cukup tinggi di Jalan Sukarno Hatta, tepatnya di Kampung Ketapang Atas, Kelurahan Way Gubak. Kondisi tersebut mengakibatkan arus lalu lintas tersendat parah dan menimbulkan kekhawatiran bagi para pengendara yang melintas.
Di tengah situasi tersebut, seorang sosok yang sudah dikenal warga sekitar, Aan Asrori, langsung tergerak untuk turun tangan. Babinsa Kelurahan Way Gubak dari Koramil 410-01/Panjang itu dengan sigap meninggalkan kendaraannya dan langsung mengatur lalu lintas di titik genangan terparah.
Dengan atribut dinas yang basah kuyup, Sertu Aan tidak hanya mengatur kendaraan. Ia juga membantu warga menyeberang, mendorong sepeda motor yang mogok akibat rendaman air, serta memberikan arahan kepada pengendara agar tetap tertib dan tidak saling mendahului yang dapat memperparah kemacetan.
“Ini memang langganan genangan kalau hujan deras. Saya lihat antrean kendaraan sudah panjang sampai ujung jalan. Kalau dibiarkan, warga bisa terjebak berjam-jam. Saya merasa ini tanggung jawab moral saya sebagai Babinsa yang sehari-hari tinggal dan bergaul dengan warga di sini. Kehadiran kita di lapangan itu yang utama,” ujar Sertu Aan di sela-sela aksinya.
Aksi cepat tersebut mendapat apresiasi dari warga. Salah satu pengendara, Rudi (42), mengaku sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa.
“Tadi saya lihat macet total, sudah mau putar balik. Ternyata ada Pak Babinsa yang langsung sigap mengatur. Beliau tegas tapi ramah, jadi antrean yang semula panjang perlahan mulai bergerak,” ungkapnya.
Sementara itu, Danramil 410-01/Panjang dalam keterangan terpisah membenarkan kegiatan anggotanya. Ia menegaskan bahwa kehadiran Babinsa di tengah masyarakat merupakan bentuk nyata komitmen TNI AD dalam membantu kesulitan warga, termasuk dalam situasi bencana hidrometeorologi dan kemacetan.
“Sertu Aan telah menunjukkan respons cepat yang patut dicontoh. Ini memang bagian dari tugas kami untuk selalu hadir membantu masyarakat,” ujarnya.
Hingga pukul 19.00 WIB, genangan air mulai surut seiring hujan yang mereda. Arus lalu lintas pun berangsur normal berkat kerja sama antara Babinsa, aparat kelurahan, dan kesadaran masyarakat untuk saling membantu. (Marli)


