Babinsa Garuntang Jadi Motor Aksi Kemanusiaan Pasca Banjir di Bumi Waras

Babinsa Garuntang Jadi Motor Aksi Kemanusiaan Pasca Banjir di Bumi Waras

wartapalapa
Sabtu, 18 April 2026

 


Warta-palapa.com, Bandar Lampung

Kehadiran Bintara Pembina Desa (Babinsa) di tengah masyarakat kembali menunjukkan peran strategisnya, tidak hanya sebagai aparat kewilayahan, tetapi juga penggerak aksi kemanusiaan. Hal ini terlihat dari kiprah Pelda Sulindra, Babinsa Kelurahan Garuntang, Koramil 410-02/TBS, yang turun langsung memimpin kegiatan gerebek sungai dan pembersihan puing pasca banjir di Jalan Pandawa, RT 06 LK I, Kelurahan Garuntang, Kecamatan Bumi Waras, Sabtu (18/4/2026).


Banjir besar yang melanda wilayah tersebut pada Selasa (15/4/2026) menyebabkan tembok penahan air roboh, rumah warga dipenuhi material lumpur dan puing, serta aliran sungai tersumbat sampah. Kondisi ini mendorong Pelda Sulindra untuk segera bertindak cepat dengan menginisiasi kerja bakti lintas sektor.


Sejak pukul 07.00 WIB, Babinsa yang akrab disapa Pak Dindra itu sudah berada di lokasi terdampak paling parah. Ia tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga terjun langsung bersama warga membersihkan material bangunan, menyingkirkan sampah di sekitar lokasi, serta menata aliran sungai. Selain itu, ia juga mengoordinasikan pengumpulan batu kali yang akan digunakan untuk pembangunan kembali tembok penahan air yang ambruk.


“Ini tanggung jawab moral kami sebagai aparat kewilayahan. Saat warga menghadapi kesulitan, Babinsa harus hadir di garis depan. Sungai harus bersih dan tembok harus dibangun kembali agar banjir tidak terulang,” ujar Pelda Sulindra di sela kegiatan.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Bandar Lampung bersama sejumlah unsur terkait, seperti Danramil 410-02/TBS, Camat Bumi Waras, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Lingkungan Hidup, Lurah Garuntang, pemadam kebakaran, personel Yon TP 848/SPC, serta para ketua RT dan anggota Linmas setempat.

 


Dalam sambutannya, Wali Kota Bandar Lampung mengapresiasi peran aktif Babinsa yang dinilai menjadi teladan dalam penanganan pasca bencana. Ia menegaskan bahwa sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat merupakan kunci utama dalam percepatan pemulihan.


“Babinsa tidak hanya memberi perintah, tetapi juga memberikan contoh nyata di lapangan. Ini adalah sosok yang dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.


Berkat kepemimpinan Pelda Sulindra, kegiatan yang melibatkan berbagai unsur tersebut berjalan dengan lancar, aman, dan penuh semangat gotong royong. Hingga siang hari, aliran sungai mulai kembali normal, material bangunan berhasil ditata, dan warga mulai merasa lega.


Sementara itu, Danramil 410-02/TBS yang turut mendampingi di lapangan menyampaikan bahwa aksi tersebut mencerminkan komitmen TNI AD dalam menjaga kedekatan dengan masyarakat serta memberikan solusi nyata di setiap permasalahan wilayah.


Aksi kemanusiaan ini menjadi bukti nyata bahwa Babinsa adalah ujung tombak pengabdian di tengah masyarakat. Kehadirannya tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga harapan bagi warga untuk bangkit dari bencana. (Marli)