Warta-palapa.com, Bandar Lampung
Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Bandar Lampung pada Rabu siang mengakibatkan sebuah pohon besar tumbang di Jalan Terusan Ir. H. Juanda, RT 010 Lingkungan 01, Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Telukbetung Utara (TBU). Pohon tersebut menimpa atap rumah milik Bapak Agung Bayu Aji (55) serta menutup total badan jalan di kawasan Hutan Kera, sehingga mengganggu akses transportasi warga, Rabu (29/4/2026).
Mengetahui kejadian tersebut dari laporan Ketua RT 010, Bapak Ibad, Babinsa setempat, Pelda Enang Kamaludin, langsung bergerak cepat menuju lokasi. Setibanya di tempat kejadian, Babinsa segera berkoordinasi dengan Lurah Sumur Batu, aparat terkait, dan Ketua Lingkungan guna memetakan situasi dan menentukan langkah penanganan.
Dalam waktu singkat, Babinsa juga menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung untuk meminta bantuan penanganan lebih lanjut. Sambil menunggu kedatangan tim BPBD, Babinsa bersama aparatur kelurahan, RT, dan Linmas melakukan pembersihan ranting-ranting kecil serta mengamankan lokasi dari aktivitas warga yang melintas.
Tak lama kemudian, tim BPBD Kota Bandar Lampung tiba di lokasi dengan kekuatan satu regu berjumlah 10 personel dan dilengkapi 4 unit mesin pemotong (senso). Di bawah koordinasi Pelda Enang Kamaludin, seluruh unsur yang terlibat—mulai dari Lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, pengurus lingkungan, RT, Linmas, hingga masyarakat—bersinergi melakukan pemotongan dan evakuasi pohon tumbang tersebut.
Berkat kerja sama yang solid, proses evakuasi berhasil diselesaikan dalam waktu kurang dari dua jam. Arus lalu lintas kembali normal, tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian ini, sementara kerugian material berupa kerusakan pada bagian atap satu unit rumah diperkirakan mencapai Rp4.000.000.
Lurah Sumur Batu yang turut hadir di lokasi menyampaikan apresiasi atas kesigapan Babinsa. “Babinsa kami, Pak Enang, adalah contoh nyata prajurit yang cepat, sigap, dan berjiwa kemanusiaan. Beliau tidak hanya melapor, tetapi juga hadir dan memimpin langsung di lapangan,” ujarnya.
Seluruh rangkaian kegiatan monitoring dan evakuasi berlangsung dalam keadaan aman dan kondusif. Sinergi antara TNI, aparat terkait, pemerintah kelurahan, BPBD, serta masyarakat menjadi bukti bahwa kebersamaan merupakan kunci utama dalam menghadapi situasi bencana. (Marli)


