Warta-palapa.com, Lampung Utara
Aksi kriminalitas jalanan kembali meresahkan para pemudik lintas provinsi. Seorang petani asal Bengkulu, Wahyudi (40), menjadi korban pencurian dengan pemberatan (curat) saat melintas di kawasan Simpang Way Kunang pada Selasa (31/3/2026) dini hari.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.15 WIB. Saat itu, korban mengendarai mobil Daihatsu Terios warna perak bernomor polisi B 1165 VFG dalam perjalanan dari arah Bengkulu menuju wilayah Lampung.
Namun, setibanya di lokasi kejadian, kendaraan korban tiba-tiba dihadang oleh sekelompok orang tak dikenal yang diduga merupakan komplotan begal jalanan.
Berdasarkan keterangan korban, pelaku berjumlah empat orang. Tiga orang menghadang di tengah jalan, sementara satu pelaku lainnya bersiaga di atas sepeda motor Honda Beat warna hitam.
“Awalnya mereka meminta uang dengan alasan untuk membeli rokok. Setelah diberi, salah satu pelaku justru merampas tas cokelat yang diletakkan di bagian depan mobil,” ujar sumber dari pihak korban.
Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan tas berisi sejumlah dokumen penting, antara lain:
* KTP dan NIK: 1704072103860001
* STNK Daihatsu Terios B 1165 VFG
* Nomor rangka: MHKG2CJBK042938
* Nomor mesin: DCB4439
* SIM A dan SIM C
* Kartu ATM
* Kartu anggota PSHT
* Charger ponsel
Korban diketahui merupakan warga Desa Tri Jaya, Kecamatan Nasal, Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu. Ia berharap pihak kepolisian segera menindaklanjuti laporan tersebut, mengingat kawasan Simpang Way Kunang dikenal sebagai jalur strategis yang kerap dilalui kendaraan lintas provinsi.
Masyarakat yang melintas di jalur tersebut diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berkendara pada jam rawan dini hari, khususnya di titik-titik yang minim penerangan dan sepi aktivitas. (Red)

