Pangdam XXI/Radin Inten Gelar Silaturahmi Dan Diskusi Bersama Mahasiswa Universitas Bandar Lampung

Pangdam XXI/Radin Inten Gelar Silaturahmi Dan Diskusi Bersama Mahasiswa Universitas Bandar Lampung

wartapalapa
Senin, 27 April 2026

  


Warta-palapa.com, Bandar Lampung 

Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), melaksanakan kegiatan silaturahmi dan diskusi bersama mahasiswa Universitas Bandar Lampung (UBL), bertempat di Aula A. Yani Makodam XXI/Radin Inten, Jl. Teuku Umar No. 85, Kelurahan Penengahan, Kecamatan Kedaton, Kota Bandar Lampung, Senin (27/4/2026).


Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat utama Kodam XXI/Radin Inten, antara lain Kasdam XXI/RI Brigjen TNI Andrian Susanto, S.I.P., M.Han., M.I.Pol., para Asisten Kasdam XXI/RI, Kakesdam XXI/RI Kolonel Ckm dr. Bambang Siswanto, Sp.S., M.A.R.S., Kakumdam XXI/RI Kolonel Chk Budi Sartono, S.H., M.H., serta Wakapendam XXI/RI Letkol Inf Oki Fikriansyah, S.T.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan mahasiswa UBL, di antaranya Presiden BEM FH UBL Alfin Sanjaya, Sekjen BEM FH UBL Nanda Gilang Ramadhan, Menteri Kastrad M. Rafli, Menteri Dalam Negeri Kevin Jonathan, Staf Khusus Sauvi Aditya, serta perwakilan departemen lainnya.


Dalam sambutannya, Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan diskusi tersebut sebagai wadah bertukar pikiran antara TNI dan kalangan akademisi. Ia menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter kuat, wawasan kebangsaan, serta semangat bela negara.


“Di tengah tantangan global yang semakin kompleks, generasi muda dituntut untuk berpikir kritis namun tetap berlandaskan nilai-nilai Pancasila dan rasa cinta tanah air,” ujar Pangdam.

 


Lebih lanjut, Pangdam juga mengingatkan mahasiswa agar bijak dalam menyikapi perkembangan informasi, khususnya di media sosial, serta tidak mudah terpengaruh oleh berita yang belum tentu kebenarannya (hoaks). Ia berharap forum diskusi ini mampu melahirkan ide-ide konstruktif dan solusi inovatif bagi pembangunan daerah maupun nasional.


Dalam sesi diskusi, Presiden BEM FH UBL Alfin Sanjaya menyampaikan sejumlah kajian strategis, di antaranya terkait isu hak asasi manusia dalam kasus kekerasan, ketahanan pangan dalam perspektif militer, serta program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).


Kajian tersebut menyoroti pentingnya penegakan hukum yang adil dan transparan, peran TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui pendekatan teritorial, serta sinergi antara pemerintah dan TNI dalam memperkuat ekonomi desa melalui pembangunan koperasi.


Kegiatan diskusi ini berlangsung interaktif dan konstruktif, serta menjadi sarana efektif dalam mempererat hubungan antara TNI dan mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa. Selain itu, forum ini juga memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai peran TNI tidak hanya dalam menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga dalam mendukung pembangunan nasional di berbagai sektor.


Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara TNI dan kalangan akademisi, serta mendorong partisipasi aktif generasi muda dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta berkontribusi dalam pembangunan Indonesia. (Marli)