Aris Susanto Dilantik Jadi Ketua PW ISPI Lampung, Siap Perkuat Hilirisasi Peternakan

Aris Susanto Dilantik Jadi Ketua PW ISPI Lampung, Siap Perkuat Hilirisasi Peternakan

wartapalapa
Sabtu, 09 Mei 2026

  


Warta-palapa.com, Bandar Lampung 

Aris Susanto resmi dilantik sebagai Ketua Pengurus Wilayah (PW) Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia (ISPI) Provinsi Lampung Periode 2026 - 2031 oleh Ketua Umum ISPI, Audy Joinaldy, di Ballroom Aston Hotel, Kota Bandar Lampung, Sabtu (9/5/2026).


Pelantikan tersebut dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal yang didampingi Kepala Dinas Peternakan Provinsi Lampung serta Kepala Bappeda Provinsi Lampung.


Usai dilantik, Ketua PW ISPI Lampung Aris Susanto menyampaikan pidato perdananya. Ia menegaskan bahwa ISPI merupakan organisasi profesi yang orientasinya adalah pengabdian kepada masyarakat dan kemajuan dunia peternakan.


“ISPI adalah organisasi profesi, bentuknya adalah pengabdian. Semoga dengan semangat sinergi dan kolaborasi akan bisa membantu mempercepat tugas-tugas kita dalam menjalankan organisasi ISPI Lampung,” ujar Aris.


Ia mengatakan keberagaman latar belakang anggota ISPI menjadi kekuatan besar dalam membangun sektor peternakan di Lampung maupun nasional.


“Saya meyakini perbedaan latar belakang yang berasal dari akademisi, politisi, birokrat, pengusaha, profesional dan sebagainya, keberagaman ini menjadi kekuatan kita bersama dalam mengembangkan ISPI dan dunia peternakan di Lampung maupun nasional,” katanya.


Menurutnya, sektor peternakan ke depan akan menghadapi berbagai tantangan, mulai dari kemajuan zaman, perubahan iklim global, tekanan lingkungan hingga kebutuhan pangan yang terus meningkat. Karena itu, dibutuhkan sumber daya manusia peternakan yang profesional dan inovatif.


“Kita harapkan para insinyur peternakan yang profesional mampu merekayasa sistem maupun manajemen baik dalam pemeliharaan maupun dalam pengolahan hasil-hasil peternakan,” lanjutnya.


Aris juga menekankan pentingnya hilirisasi peternakan untuk menopang ketahanan pangan nasional. Ia menyebut Lampung saat ini sudah surplus produksi unggas, baik telur maupun ayam pedaging, sehingga mampu menyuplai kebutuhan sejumlah daerah penyangga hingga ibu kota.

  


“Proses hilirisasi ini ekosistemnya harus bisa terbentuk dengan baik sehingga mampu mencukupi kebutuhan pangan baik di Provinsi Lampung maupun secara nasional,” ujarnya.


Dalam kesempatan itu, ISPI juga menggelar diskusi terkait hilirisasi peternakan. Aris berharap kegiatan tersebut dapat melahirkan berbagai produk turunan peternakan yang mampu mendukung kebutuhan program strategis nasional, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).


“Semoga diskusi hari ini bisa memberikan manfaat dan pemahaman kepada kita semua sehingga nanti bisa dirumuskan ekosistem yang cocok dikembangkan di Lampung melalui kebijakan pemerintah, pelaku usaha serta stakeholder,” katanya.


Sementara itu, Ketua Umum ISPI Audy Joinaldy menyampaikan bahwa sektor peternakan memberikan kontribusi sekitar 10 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Lampung.


Ia juga menyatakan dukungan ISPI terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) karena dinilai mampu membantu pertumbuhan dunia peternakan sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.


“Alhamdulillah dengan adanya MBG ikut membantu dunia peternakan di Indonesia dan dapat membantu ekonomi masyarakat bawah,” ujarnya.


Audy turut mengucapkan selamat kepada jajaran pengurus PW ISPI Lampung yang baru dilantik. Ia berpesan agar ISPI Lampung dapat mendukung kebijakan dan program Pemerintah Provinsi Lampung.


“ISPI memiliki anggota dengan latar belakang pekerjaan yang variatif, ada di perbankan, profesional, pengusaha, politisi hingga birokrat. Semua harus bahu-membahu mendukung kemajuan dunia peternakan di Lampung,” pungkasnya. (Marli)