Warta-palapa.com, Bandar Lampung
Suasana Jalan Bahari di RT 05 LK III, Kelurahan Panjang Utara, Senin (25/5/2026) malam, tidak seperti biasanya. Di sela heningnya malam dan suara jangkrik, terlihat sesosok sosok berseragam loreng berjalan menyusuri gang-gang sempit ditemani beberapa warga. Mereka adalah Babinsa Koramil 410-01/PJG bersama aparatur kelurahan yang tengah melaksanakan patroli (Siskamling).
Bagi sebagian orang, ronda malam mungkin terasa biasa. Namun bagi warga Panjang Utara, kehadiran Babinsa di tengah patroli siskamling adalah sebuah terobosan yang luar biasa. Tidak sekadar berjalan, Babinsa menjadikan kegiatan ini sebagai senjata utama menciptakan stabilitas keamanan dari akar rumput.
"Kami ingin masyarakat bisa tidur nyenyak tanpa rasa khawatir," ujar Babinsa di sela-sela patroli, sambil menyapa remaja yang sedang nongkrong di pinggir jalan.
Patroli yang berlangsung mulai pukul 21.00 WIB hingga selesai ini memiliki misi yang jauh lebih besar dari sekadar antisipasi kejahatan. Ada enam target strategis yang dibidik:
Pertama, memberikan rasa aman langsung secara psikologis. Kedua, menghimbau warga agar tidak abai dan peduli terhadap lingkungan. Ketiga, menghidupkan kembali pos kamling yang selama ini mulai ditinggalkan. Keempat, mengajarkan konsep revolusioner bahwa masyarakat harus menjadi 'polisi untuk diri mereka sendiri'.
"Jangan selalu nunggu Babinsa dan aparat terkait. Kalau lingkungan aman, itu karena kita semua bergerak," tegasnya.
Kelima, mengantisipasi dan membubarkan kerumunan anak-anak remaja yang berpotensi tawuran. Keenam, menjadikan patroli sebagai ajang silaturahmi untuk membangun kekompakan dengan semboyan: lingkungan aman, nyaman, damai, rukun, dan harmonis.
Kehadiran Babinsa malam itu ternyata mampu menggerakkan hampir seluruh elemen kelurahan. Hadir dalam patroli tersebut Lurah Panjang Utar, aparat Terkait, Ketua Lingkungan, Ketua RT, Tokoh Pemuda, hingga unsur Limas (Perlindungan Masyarakat).
Salah seorang Ketua RT yang ikut bergabung mengaku sangat terbantu. "Dengan Babinsa ikut, warga jadi lebih antusias. Anak-anak muda yang biasanya kumpul sampai larut mulai sadar dan pulang. Ini yang terbaik menurut saya," ujarnya.
Laporan yang diterima oleh Paga Jaga Kodim 0410/KBL dari Danramil 410-01/PJG menyebutkan bahwa kegiatan berjalan dalam keadaan tertib dan aman. Tidak ada insiden menonjol, justru yang terjadi adalah peningkatan kedekatan emosional antara TNI dan rakyat.
"Ini adalah bentuk pengabdian terbaik. Babinsa tidak sedang perang, tidak sedang bencana, tapi dia hadir di malam hari untuk memastikan warganya aman. Itu pahlawan sesungguhnya," demikian cuplikan dalam laporan internal tersebut.
Dengan semangat 'Tetap Semangat, Pantang Menyerah, Selalu Gembira dalam Tugas', Babinsa Koramil 410-01/PJG membuktikan bahwa posisi terbaik seorang prajurit adalah di tengah-tengah rakyatnya, bahkan ketika malam telah larut. (Marli)


