Warta-palapa.com, Lampung Selatan
Kepolisian berhasil menembak mati pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) sekaligus pembunuh anggota polisi, Bripka Arya Supena, di wilayah Teluk Hantu, Desa Pagar Jaya, Kecamatan Punduh Pidada, Kabupaten Pesawaran, Jumat (15/5/2026).
Kapolda Lampung, Irjen Pol Helfi Assegaf, mengatakan tindakan tegas dan terukur dilakukan karena pelaku melakukan perlawanan aktif saat hendak diamankan petugas.
“Saat akan dilakukan penangkapan, pelaku melawan, sehingga petugas melakukan upaya tegas dan terukur,” ujar Helfi konferensi Pers di Siger Lounge Mapolda Lampung, Jumat Pagi (15/5/2026).
Pelaku diketahui bernama Bahroni (23). Ia disebut sebagai otak pelaku aksi curanmor yang sebelumnya menewaskan Bripka Arya Supena. Menurut Kapolda, Bahroni beraksi bersama rekannya, Hamli alias HAM (27).
“Bahroni yang punya ide dan juga menyiapkan kunci T untuk melakukan aksi curanmor di wilayah Kota Bandar Lampung,” jelasnya.
Sebelumnya, aparat kepolisian telah lebih dahulu menangkap Hamli saat berupaya melarikan diri ke wilayah Jabung, Kabupaten Lampung Timur, pada Senin (11/5/2026).
Peristiwa penembakan terhadap Bripka Arya Supena terjadi pada 9 Mei 2026 di sebuah toko roti di Jalan ZA Pagaralam, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung. Saat itu, kedua pelaku disebut tengah berkeliling mencari sasaran kendaraan bermotor.
Bahroni kemudian turun dari sepeda motor untuk mencuri kendaraan yang terparkir di depan toko. Aksi tersebut dipergoki oleh Bripka Arya Supena yang sedang bertugas.
Korban sempat menghampiri pelaku sambil menodongkan senjata api. Namun, situasi berubah ketika terjadi pergumulan antara korban dan pelaku. Dalam insiden tersebut, senjata api milik korban berhasil direbut oleh pelaku.
“Korban Bripka Arya tewas seketika akibat luka tembak di bagian kepala,” ungkap Kapolda.
Pasca kejadian, Polda Lampung bersama Polres Lampung Timur melakukan pengejaran intensif terhadap kedua pelaku. Penangkapan Hamli di wilayah Lampung Timur sempat menghebohkan warga sekitar.
Seorang warga mengaku terkejut saat mendengar suara tembakan dan melihat aparat membawa seorang pria ke dalam mobil berwarna hitam.
“Itu ada penggerebekan, katanya orang yang dibegal dan yang menembak polisi di Kota Bandar Lampung kemaren,” ujar warga tersebut. (Marli)


