Warta-palapa.com, Bandar Lampung
Mengakhiri kunjungan kerja di Provinsi Lampung, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 35 Bandar Lampung, Jumat (08/05/2026). Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui akses pendidikan yang inklusif serta lingkungan belajar yang mendukung perkembangan siswa.
Dalam peninjauan tersebut, Wapres berkeliling meninjau sejumlah ruang belajar sekaligus menyapa para siswa. Kepada pemerintah provinsi, tenaga pengajar, dan wali siswa, Wapres menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara proses belajar mengajar dan kenyamanan siswa selama menempuh pendidikan.
“Pesan Pak Wapres tadi bagaimana anak-anak tetap diperhatikan, diawasi, dan dipantau. Baik bukan hanya kualitas [pelajaran]nya, tapi emosional juga. Agar selalu semangat, motivasinya selalu terjaga dalam belajar,” imbuh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal usai mendampingi Wapres.
Selain memastikan lingkungan belajar yang kondusif, Wapres juga menilai implementasi program Sekolah Rakyat terus menunjukkan perkembangan yang positif.
“Program sekolah rakyat semakin berkembang, maksudnya kualitas juga memang sekarang sudah melihatkan hasil [baik],” papar Rahmat.
Dalam kesempatan tersebut, Wapres turut meninjau kelas ekstrakurikuler Bahasa Inggris yang diikuti para siswa dengan antusias. Interaksi hangat tampak terjalin saat Wapres menyimak proses pembelajaran dan berdialog singkat dengan para siswa maupun pengajar.
Guru Bahasa Inggris, Ratna Wulandari, mengungkapkan bahwa Wapres memberikan apresiasi terhadap kegiatan pembelajaran tersebut sekaligus mendorong agar kualitasnya terus ditingkatkan.
“Tadi Bapak [Wapres] bilang ini bagus, tinggal ditingkatkan lagi,” ujar Ratna usai peninjauan.
Sebelum meninggalkan kelas, Wapres juga berpesan kepada para siswa agar terus menjaga semangat belajar demi meraih cita-cita pada masa depan.
“[Wapres] secara umum memberi pesan kepada siswa untuk tetap semangat dalam belajar untuk meraih cita-cita,” pungkasnya.
Melalui peninjauan ini, pemerintah berharap pelaksanaan pendidikan di Sekolah Rakyat tidak hanya memperluas akses belajar bagi anak-anak, tetapi juga mampu menghadirkan suasana pembelajaran yang sehat, nyaman, dan mendukung pengembangan potensi generasi muda Indonesia. (Marli/Rls)


