Friandi Indrawan Terpilih Pimpin PHRI Lampung Periode 2026–2031 -->

Friandi Indrawan Terpilih Pimpin PHRI Lampung Periode 2026–2031

wartapalapa
Kamis, 25 Juni 2026

  


Warta-palapa.com, Bandar Lampung

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Lampung menggelar Musyawarah Daerah (Musda) X di Hotel Horison, Jalan Kartini, Kecamatan Enggal, Kota Bandar Lampung, Kamis (25/6/2026).


Dalam forum tertinggi organisasi tersebut, Friandi Indrawan, BBA terpilih sebagai Ketua Badan Pimpinan Daerah (BPD) PHRI Lampung untuk masa bakti 2026–2031. Usai terpilih, Friandi langsung bergerak cepat menyusun struktur kepengurusan guna menjalankan roda organisasi selama lima tahun ke depan.


Kepengurusan yang telah dibentuk kemudian dikukuhkan dan dilantik langsung oleh Ketua Umum PHRI, Hariyadi Sukamdani.


Adapun susunan pimpinan BPD PHRI Lampung periode 2026–2031 sebagai berikut:


Ketua: Friandi Indrawan, BBA

Sekretaris: Raban (Bukit Randu Hotel & Resto)

Bendahara: Hj. Yarisma Dasril, SE (Soultan Lux Hotel)

Wakil Sekretaris I: Elsa Yulesta (Bandara Syariah)

Wakil Sekretaris II: Made Dane (Bintang Hotel)

Wakil Bendahara I: Gustina (Tabek Indah)


Dalam sambutannya setelah dilantik, Friandi Indrawan menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program kerja yang telah berjalan baik pada kepengurusan sebelumnya, sekaligus melakukan perbaikan terhadap program yang masih perlu disempurnakan.


Selain itu, pihaknya juga akan merancang sejumlah program baru yang diharapkan mampu memberikan manfaat lebih besar bagi anggota PHRI, pemerintah daerah, maupun masyarakat Lampung secara luas.


"Kami akan meneruskan program-program yang sudah baik, memperbaiki yang masih kurang, dan menghadirkan program-program baru yang bermanfaat. Dua minggu ke depan kami akan menggelar rapat komisi untuk menyusun program kerja organisasi ke depan," ujar Friandi.


Ia juga berharap hubungan dan kerja sama antara PHRI dengan pemerintah daerah semakin erat sehingga PHRI dapat menjadi mitra strategis dalam mendorong pertumbuhan sektor pariwisata di Lampung.

 


Menurutnya, industri pariwisata melibatkan banyak sektor sehingga diperlukan komunikasi dan kolaborasi yang baik antara pelaku usaha dan pemerintah.


"PHRI berharap dapat menjadi mitra strategis pemerintah. Pariwisata melibatkan banyak sektor sehingga membutuhkan kerja sama dan komunikasi yang baik antara PHRI dan pemerintah," katanya.


Friandi mengungkapkan bahwa perkembangan sektor pariwisata di Kota Bandar Lampung menunjukkan tren positif. Salah satunya ditandai dengan terbitnya 12 izin usaha baru yang dikeluarkan Pemerintah Kota Bandar Lampung.


Menurutnya, dukungan infrastruktur yang semakin baik akan sangat membantu pengembangan kawasan wisata dan mendorong lahirnya destinasi-destinasi baru di Lampung.


"Sudah ada dua belas izin baru yang diterbitkan oleh Pemerintah Kota Bandar Lampung. Dengan dukungan infrastruktur yang baik, kawasan wisata akan semakin berkembang. Kami berharap para pelaku destinasi wisata semakin semangat menghadirkan destinasi-destinasi baru. Saat ini anggota PHRI Lampung berjumlah 97 orang," jelasnya.


Di akhir keterangannya, Friandi berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih besar terhadap sektor pariwisata karena dinilai memiliki dampak ekonomi yang luas bagi daerah.


Menurutnya, meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan akan berdampak pada peningkatan aktivitas ekonomi, daya beli masyarakat, serta berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Lampung.


"Kami berharap pemerintah memberikan perhatian lebih kepada dunia pariwisata. Jika kunjungan wisata meningkat, maka perputaran ekonomi dan daya beli masyarakat juga akan meningkat. Pada akhirnya hal itu akan berdampak positif terhadap PAD daerah dan stabilitas ekonomi di Lampung," pungkasnya. (Marli)