Warta-palapa.com, Bandar Lampung
Komando Distrik Militer (Kodim) 0410/Kota Bandar Lampung (KBL) menunjukkan peran sentral dalam menyukseskan pelaksanaan Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Malindo Darsasa 12AB/2026 yang mengusung tema penanggulangan bencana dan bantuan kemanusiaan. Di bawah kepemimpinan Dandim 0410/KBL Kolonel Arm Roni Hermawan, S.H., M.M., jajaran Kodim menjadi garda terdepan dalam memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar sejak dimulai pada 17 Juni hingga upacara penutupan di Pantai Puri Gading, Kamis (25/6/2026).
Latihan bilateral yang diselenggarakan setiap tiga tahun sekali tersebut merupakan wujud nyata komitmen Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Angkatan Tentera Malaysia (ATM) dalam memperkuat interoperabilitas serta kesiapsiagaan menghadapi berbagai ancaman bencana alam. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kemampuan kerja sama kedua angkatan bersenjata dalam operasi kemanusiaan dan penanggulangan bencana.
Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI, Letjen TNI Bobby Makmun, dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kesuksesan latihan bersama tersebut. Ia secara khusus menyoroti peran Kodim 0410/KBL yang tidak hanya bertindak sebagai tuan rumah, tetapi juga menjadi motor penggerak berbagai kegiatan di lapangan.
“Dukungan dan kerja sama yang terjalin, termasuk dari Kodim 0410/KBL, menjadi faktor penting dalam keberhasilan penyelenggaraan latihan bersama ini,” ujar Letjen TNI Bobby Makmun di hadapan para pejabat tinggi militer Indonesia dan Malaysia.
Peran aktif Kodim 0410/KBL di bawah komando Kolonel Arm Roni Hermawan terlihat dalam berbagai tahapan kegiatan. Selain memastikan aspek keamanan dan kelancaran pelaksanaan latihan, Dandim juga terlibat langsung dalam peninjauan lokasi bersama pejabat tinggi ATM pada masa persiapan. Kehadirannya dalam berbagai sesi latihan, termasuk gladi simulasi evakuasi korban kebakaran, banjir, dan tsunami yang digelar sejak pagi hari, menjadi bukti komitmen Kodim dalam memastikan seluruh skenario berjalan sesuai prosedur dan tujuan latihan.
Sementara itu, Kepala Staf Markas Angkatan Bersama ATM, Mej Jen Dato’ Khairul Anuar bin Abd Aziz, menegaskan bahwa latihan bersama ini tidak semata-mata berfokus pada peningkatan kemampuan militer, melainkan juga memperkuat ikatan persaudaraan dan kerja sama kemanusiaan antara kedua negara.
Menurutnya, ancaman bencana alam yang semakin kompleks membutuhkan pendekatan yang terintegrasi, kolaboratif, dan lintas batas negara. Oleh karena itu, latihan seperti Malindo Darsasa menjadi sarana penting untuk membangun kesiapan bersama dalam memberikan respons cepat dan efektif saat terjadi bencana.
Keberhasilan Latgabma Malindo Darsasa 12AB/2026 juga ditandai dengan pelaksanaan berbagai kegiatan Bakti Sosial (Medcap), seperti donor darah, pelayanan kesehatan, serta pembagian bantuan sembako kepada masyarakat. Seluruh kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan baik berkat koordinasi intensif antara personel Kodim 0410/KBL, instansi pemerintah daerah, dan berbagai organisasi kemasyarakatan.
Dengan berakhirnya Latgabma Malindo Darsasa 12AB/2026, Kodim 0410/KBL kembali membuktikan kapasitasnya sebagai ujung tombak TNI di wilayah yang tidak hanya siap menjalankan tugas pertahanan, tetapi juga berperan aktif dalam misi kemanusiaan dan diplomasi pertahanan.
Dandim 0410/KBL Kolonel Arm Roni Hermawan menegaskan bahwa keberhasilan latihan ini merupakan hasil kerja sama dan gotong royong seluruh unsur yang terlibat. Ia berharap pengalaman dan sinergi yang terbangun selama latihan dapat menjadi modal berharga untuk semakin mempererat hubungan Indonesia dan Malaysia, sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan kedua negara dalam menghadapi berbagai potensi bencana di masa mendatang. (Marli)


