Warta-palapa.com, Tanggamus
Momentum peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Juni 2026 menjadi pemantik semangat bagi segenap elemen bangsa untuk merefleksikan kembali nilai-nilai luhur dasar negara. Tidak terkecuali bagi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) Kabupaten Tanggamus, yang memandang hari bersejarah ini sebagai momentum krusial dalam memperkuat benteng moral masyarakat dari ancaman bahaya narkoba.
Ketua DPC GRANAT Kabupaten Tanggamus, Agus Ciek, S.E., menegaskan bahwa esensi dari peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan sebuah panggilan aksi untuk mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan nyata. Salah satu wujud konkretnya adalah dengan menjaga ruang-ruang sosial kemasyarakatan dari kontaminasi narkotika.
"Pancasila adalah pemersatu bangsa dan fondasi perdamaian. Namun, fondasi kokoh ini bisa rapuh jika generasi penerus kita dirusak oleh narkoba. Oleh karena itu, bagi GRANAT Tanggamus, memaknai Pancasila hari ini berarti berani berkomitmen secara nyata untuk menyatakan perang terhadap narkoba," ujar Agus Ciek Senin (1/6/2026).
Fokus GRANAT Tanggamus di Tahun 2026
Memasuki pertengahan tahun 2026, DPC GRANAT Tanggamus berkomitmen penuh untuk mengintensifkan program edukasi berbasis komunitas, khususnya menyasar wilayah pesisir dan pedesaan di Kabupaten Tanggamus yang dinilai rentan terhadap jalur penyelundupan dan peredaran gelap.
"Kami tidak bisa bergerak sendiri. Membangun Tanggamus yang maju dan berlandaskan Pancasila membutuhkan sinergi kokoh antara GRANAT, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, tokoh adat, serta para orang tua. Mari kita jadikan momentum 1 Juni ini sebagai titik balik untuk memperkuat komitmen kita: Tanggamus Bersinar (Bersih Dari Narkoba)," tutup Agus Ciek dengan optimis.
Dengan semangat Hari Lahir Pancasila, GRANAT Tanggamus berharap peradaban masyarakat yang maju, bersatu, dan berdaulat dapat terwujud secara nyata melalui lingkungan yang bersih dari jerat narkotika. (Sapriadi)

