Warta-palapa.com, Bandar Lampung
Komitmen menjaga kualitas hasil pembangunan di atas standar teknis terus ditegaskan Kodim 0410/Kota Bandar Lampung (KBL) dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129. Memasuki hari kelima pelaksanaan TMMD, Senin (20/7/2026), Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-129, Kolonel Arm Roni Hermawan, memimpin langsung evaluasi taktis lapangan sekaligus melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah sasaran fisik di Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung.
Peninjauan diawali di lokasi pembangunan jalan rabat beton di Jalan Nangka 2 Gang Alpukat RT 04. Dalam kesempatan tersebut, Dansatgas memeriksa secara detail kualitas hasil pengecoran yang hingga saat ini telah mencapai progres 50 persen dari total panjang 210 meter.
Kolonel Arm Roni Hermawan memastikan seluruh proses pengerjaan dilakukan sesuai spesifikasi teknis, mulai dari komposisi campuran semen, pasir, hingga batu belah, sehingga jalan yang dibangun memiliki daya tahan optimal terhadap beban kendaraan maupun perubahan cuaca.
Selain meninjau kualitas pekerjaan, Dansatgas juga memeriksa kelancaran distribusi material. Pada hari itu, pasokan logistik berupa 10 sak semen beserta material pendukung terus didatangkan secara bertahap guna mempercepat penyelesaian pekerjaan tanpa mengurangi mutu konstruksi.
Evaluasi kemudian berlanjut ke pembangunan fasilitas sanitasi Musholah Baitul Saudah yang telah mencapai progres 65 persen. Selanjutnya, Dansatgas meninjau pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Nur Hayati di Jalan Bukit Pinang Jaya.
Di lokasi RTLH, Kolonel Arm Roni Hermawan memberikan perhatian khusus terhadap pemasangan fondasi batu belah dan tiang-tiang penyangga bangunan. Menurutnya, struktur dasar harus dipastikan berdiri kokoh dan presisi sebelum pekerjaan dilanjutkan ke tahap pembangunan dinding serta pemasangan atap. Hingga hari kelima pelaksanaan TMMD, progres pembangunan RTLH tersebut telah mencapai 40 persen.
Di hadapan para perwira koordinator lapangan dan personel Satgas TMMD, Dansatgas menegaskan bahwa keberhasilan program TMMD tidak hanya diukur dari kecepatan penyelesaian pekerjaan, tetapi juga dari kualitas hasil pembangunan yang dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.
"Setiap rupiah dari anggaran negara dan setiap tetes keringat prajurit yang dikerahkan dalam TMMD ke-129 ini harus dipertanggungjawabkan melalui hasil fisik yang berkualitas tinggi. Saya instruksikan pada hari Senin (20/7/2026) ini kepada seluruh jajaran agar tidak ada pengurangan spesifikasi material sedikit pun. Pengecoran rabat beton, struktur tiang RTLH, hingga saluran sanitasi di musholah harus dikerjakan dengan standar terbaik. Kita sedang membangun fasilitas untuk jangka panjang bagi saudara-saudara kita di Kelurahan Pinang Jaya ini, maka kualitas adalah harga mati," tegas Kolonel Arm Roni Hermawan. (Marli)


