Warta-palapa.com, Bandar Lampung
Anggota DPRD Kota Bandar Lampung Fraksi PDI Perjuangan, Dedi Yuginta, menggelar Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) di Jalan Nakip, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Tanjung Karang Timur, Kota Bandar Lampung, Rabu (29/7/2026).
Kegiatan yang diikuti masyarakat setempat tersebut menghadirkan dua narasumber, yakni Noviansyah, S.Sos. dan Rahman Navindra, S.Ip., dengan moderator Zulkarnain.
Dalam sambutannya, Dedi Yuginta mengatakan bahwa menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, masyarakat perlu kembali mengingat perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan.
Menurutnya, kemerdekaan Indonesia bukanlah hadiah, melainkan hasil perjuangan panjang yang mengorbankan darah, harta benda, hingga nyawa para pejuang bangsa.
"Sebentar lagi kita akan merayakan HUT RI. Kita harus memahami bahwa kemerdekaan bukan hadiah, tetapi diperoleh melalui perjuangan yang sangat berat. Karena itu, melalui kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan ini, kami ingin mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk semakin mencintai bangsa dan negara," ujar Dedi.
Ia menjelaskan, program sosialisasi yang dilaksanakan DPRD bertujuan agar masyarakat memahami makna Pancasila, sejarah perjuangan bangsa, serta pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia.
Dedi juga mengajak masyarakat untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air melalui hal-hal sederhana, seperti melestarikan adat istiadat, mencintai produk dalam negeri, hingga mengutamakan makanan tradisional Indonesia.
"Indonesia memiliki banyak kekayaan budaya dan kuliner yang diakui dunia. Rendang misalnya, menjadi salah satu makanan terenak di dunia. Begitu juga kopi Indonesia yang diminati hingga mancanegara. Mari kita jaga kemerdekaan ini dengan mencintai hasil karya bangsa sendiri," kata Anggota DPRD Kota Bandar Lampung Tiga Periode.
Sementara itu, narasumber Noviansyah, S.Sos. memaparkan materi mengenai dasar negara Pancasila beserta pengamalan nilai-nilai yang terkandung dalam setiap sila sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Sedangkan Rahman Navindra, S.Ip. mengawali penyampaiannya dengan mengajak seluruh peserta mengucapkan Salam Pancasila. Ia kemudian menjelaskan pentingnya wawasan kebangsaan sebagai fondasi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Rahman juga memaparkan tiga fungsi utama DPRD, yakni fungsi legislasi, fungsi anggaran, dan fungsi pengawasan. Selain itu, ia menegaskan bahwa Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki keberagaman suku, budaya, bahasa, dan agama sehingga membutuhkan komitmen seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan.
Menurutnya, terdapat empat pilar kebangsaan yang harus dipahami dan diamalkan oleh seluruh warga negara, yaitu Pancasila sebagai dasar negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan persatuan dalam keberagaman, serta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara yang wajib dijaga bersama.
Melalui kegiatan tersebut, Dedi mengharapkan masyarakat semakin memahami nilai-nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan sehingga mampu menumbuhkan semangat nasionalisme serta memperkuat persatuan dalam kehidupan sehari-hari. (Marli)


