Menyongsong Implementasi KUHAP Baru, Karutan Bandar Lampung Hadiri Coffee Morning Perkuat Sinergi Aparat Penegak Hukum -->

Menyongsong Implementasi KUHAP Baru, Karutan Bandar Lampung Hadiri Coffee Morning Perkuat Sinergi Aparat Penegak Hukum

wartapalapa
Selasa, 14 Juli 2026

  


Warta-palapa.com, Bandar Lampung

Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Bandar Lampung, Tri Wahyu Santosa, menghadiri kegiatan Coffee Morning yang mengusung tema "Menjawab Tantangan Kolaborasi Aparat Penegak Hukum dalam Penguatan Peran Pemasyarakatan, Penerapan Pidana Alternatif, dan Reintegrasi Sosial" di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Bandar Lampung, Selasa (14/07/2026).


Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Lampung, M. Hilal, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya membangun sinergi dan kolaborasi antar Aparat Penegak Hukum (APH) guna memperkuat sistem peradilan pidana yang lebih terpadu, humanis, dan berorientasi pada keberhasilan reintegrasi sosial.


Forum tersebut dihadiri oleh para pimpinan Aparat Penegak Hukum se-Kota Bandar Lampung, di antaranya Kapolresta Bandar Lampung, Kepala Kejaksaan Negeri Bandar Lampung, Ketua Pengadilan Negeri Tanjung Karang, Komandan Kodim 0410/Kota Bandar Lampung, serta Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Kota Bandar Lampung. Turut hadir pula jajaran dari masing-masing institusi sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat koordinasi lintas sektor.

 


Selama berlangsungnya diskusi, berbagai isu strategis dibahas, mulai dari penguatan peran pemasyarakatan dalam sistem peradilan pidana, implementasi pidana alternatif, hingga optimalisasi reintegrasi sosial bagi warga binaan. Forum ini juga menjadi wadah bertukar gagasan dan pengalaman antarinstansi untuk menghasilkan solusi yang aplikatif terhadap tantangan pemasyarakatan saat ini.


Pada kesempatan tersebut, jajaran Subseksi Administrasi dan Perawatan (Subsi Adper) Rutan Kelas I Bandar Lampung yang dipimpin oleh Novo Firnando turut berpartisipasi aktif dalam sesi diskusi. Beberapa pertanyaan dan masukan disampaikan sebagai bentuk kontribusi terhadap pengembangan kebijakan dan praktik pemasyarakatan yang lebih efektif serta selaras dengan kebutuhan di lapangan.


Keikutsertaan Karutan Tri Wahyu Santosa beserta jajaran dalam kegiatan ini menjadi wujud komitmen Rutan Kelas I Bandar Lampung untuk terus mempererat sinergi dengan seluruh Aparat Penegak Hukum. Melalui kolaborasi yang solid, diharapkan penyelenggaraan tugas pemasyarakatan dapat semakin optimal dalam mendukung penegakan hukum yang berkeadilan serta mewujudkan proses pembinaan dan reintegrasi sosial yang lebih berkualitas bagi warga binaan. (Marli)