Warta-palapa.com, Bandar Lampung
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 di Mushola Amal Jaya, Jalan Konci RT 004 Lingkungan III, Kelurahan Keteguhan, Kecamatan Telukbetung Timur, Kota Bandar Lampung, berlangsung khidmat dan meriah, Sabtu (26/9/2026).
Kegiatan yang digelar Panitia Hari Besar Islam (PHBI) bersama generasi muda-mudi Mushola Amal Jaya tersebut dihadiri sekitar 450 jamaah. Peringatan Maulid Nabi mengangkat tema tentang keteladanan Rasulullah SAW dalam merasakan beratnya penderitaan, kesulitan, maupun kemudaratan yang menimpa umatnya.
Sejumlah tokoh agama dan tamu undangan turut hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Ketua RT 001, para donatur Mushola Amal Jaya, KH Edi Djunaidi Albagdadi selaku penceramah, Qori Ustadz Irwansyah dan Ustadz M. Dzikri.
Hadir pula Ustadz Abdul Rohim, S.Pd.I., Ustadz Abdullah, SE., Ustadz Arif Maulana, Ustadz Mansur, Ustadz Maszuki, serta Ustadz Adi Hidayat. Selain itu, pimpinan dan pengurus Yayasan "Silaturahmi Tiada Batas" Peduli Umat Lampung, tamu undangan dan masyarakat sekitar turut mengikuti rangkaian acara.
Lurah Keteguhan Sayuti berhalangan hadir dalam kegiatan tersebut.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Alquran yang dibawakan oleh Qori Ustadz M. Dzikri dan dilanjutkan Ustadz Irwansyah. Suasana semakin semarak dengan penampilan hadroh sebelum acara dilanjutkan dengan sambutan panitia Maulid Nabi Muhammad SAW.
Ketua PHBI sekaligus Ketua Mushola Amal Jaya, Jumani, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Jumani secara khusus mengapresiasi donatur bernama Black yang telah memberikan bantuan materiil dan saran, serta para generasi muda, bapak dan ibu jamaah yang ikut bergotong royong menyukseskan peringatan Maulid Nabi.
"Terima kasih kepada seluruh donatur, generasi muda, bapak dan ibu yang dengan semangat membantu sehingga kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini dapat terlaksana," ujar Jumani.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan jamaah kepada Rasulullah SAW serta menjadikan akhlak dan keteladanan Nabi sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
"Menjadikan Rasulullah SAW sebagai cahaya dalam setiap langkah kehidupan," menjadi salah satu pesan yang ditekankan dalam kegiatan tersebut.
Memasuki acara inti, KH Edi Djunaidi Albagdadi menyampaikan tausiyah mengenai sejarah kelahiran Nabi Muhammad SAW, termasuk alasan kelahiran Rasulullah SAW yang diperingati pada bulan Rabiul Awal dan hari Senin.
Dalam ceramahnya, KH Edi juga menekankan pentingnya menjaga silaturahmi serta menghormati dan memuliakan seorang ibu.
Ia mengingatkan jamaah mengenai besarnya perjuangan seorang ibu yang telah mengandung, melahirkan, merawat, mendidik dan membimbing anak hingga dewasa.
"Jangan berani melawan, menghardik dan tidak menuruti perkataan ibu. Kalau ingin selamat dunia dan akhirat, harus ta'dim dan menghormati ibu. Mintalah doa dari ibu, karena doa ibu akan diijabah Allah SWT," pesan KH Edi dalam tausiyahnya.
Penyampaian ceramah KH Edi Djunaidi Albagdadi mendapat antusiasme tinggi dari jamaah. Dengan gaya penyampaian yang komunikatif dan diselingi candaan, materi tausiyah dapat diterima jamaah dengan suasana yang penuh keakraban.
KH Edi berharap peringatan Maulid Nabi di Mushola Amal Jaya dapat terus dilaksanakan dan semakin berkembang pada tahun-tahun mendatang.
"Semoga tahun depan semakin meriah dan semakin banyak donatur. Mushola dengan masjid fungsinya sama, sama-sama menjadi tempat untuk beribadah dan membangun umat," ungkapnya.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 tersebut ditutup dengan suasana penuh kebersamaan dan silaturahmi antara pengurus mushola, tokoh agama, generasi muda, donatur, tamu undangan dan masyarakat sekitar. (Ratih)



