Forum Ekosistem Jaringan Jalan Tol MTI Dikukuhkan di Bandar Lampung, Dorong Tol Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat -->

Forum Ekosistem Jaringan Jalan Tol MTI Dikukuhkan di Bandar Lampung, Dorong Tol Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

wartapalapa
Sabtu, 03 Oktober 2026

  


Warta-Palapa.com, Bandar Lampung

Pembangunan jalan tol dinilai tidak cukup hanya diukur dari panjang ruas yang berhasil dibangun, tetapi harus dilihat dari seberapa besar manfaatnya terhadap masyarakat, daerah, serta pertumbuhan ekonomi. Hal tersebut menjadi salah satu fokus utama dalam pengukuhan Forum Ekosistem Jaringan Jalan Tol Pengurus Pusat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) di kota Bandar Lampung, Sabtu (3/10/2026).


Pengukuhan forum tersebut dirangkai dengan Focus Group Discussion (FGD) Nasional bertema “Jalan Tol Untuk Siapa dan Untuk Apa”. Kegiatan ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, regulator, akademisi, pemerintah daerah, badan usaha jalan tol, media, hingga masyarakat.


Ketua Pelaksana kegiatan, Prof. Ayi Ahadiyat, menegaskan bahwa keberadaan jalan tol harus memberikan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat dan perkembangan wilayah.


Menurutnya, keberhasilan pembangunan jalan tol tidak semata-mata dilihat dari berapa kilometer jalan yang telah dibangun, melainkan dari manfaat yang dirasakan secara langsung oleh masyarakat.


“Manfaatnya harus dapat dirasakan, mulai dari kepastian waktu perjalanan, efisiensi distribusi, keselamatan, akses wilayah, hingga pertumbuhan ekonomi,” tegasnya.


Ia menilai, pembangunan infrastruktur jalan tol harus ditempatkan sebagai bagian dari ekosistem transportasi dan pembangunan daerah. Karena itu, diperlukan sinergi antarpemangku kepentingan agar keberadaan jalan tol benar-benar mampu meningkatkan konektivitas sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.


Ketua Umum MTI, Dr. Ir. Haris Muhammadun, mengatakan pembahasan mengenai fungsi jalan tol tidak terlepas dari kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi wilayah.


"Jalan tol memiliki peran sebagai akselerator untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi yang telah berkembang di suatu daerah. Sebagaimana peran dan fungsi jalan tol, adalah sebagai akselerasi untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi yang sudah ada." Ujar Haris. 


Ia menilai Lampung memiliki potensi besar sebagai destinasi sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi.

 


Haris juga mengungkapkan MTI berencana menggelar Rakernas MTI 2027 di Kota Bandar Lampung. Pengukuhan Forum Ekosistem Jaringan Jalan Tol di Lampung dilakukan secara khusus karena berkaitan dengan agenda tersebut.


Ia berharap forum tersebut dapat menjadi ruang kolaborasi antara akademisi, praktisi, pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan untuk mendorong perkembangan ekosistem jalan tol, khususnya di Lampung dan Sumatera.


Sementara itu, Ketua Forum Ekosistem Jaringan Jalan Tol, Dr. Muhammad Al-Kautsar, menjelaskan bahwa forum yang dikukuhkan tersebut bukan merupakan regulator maupun badan usaha jalan tol.


Menurutnya, forum tersebut hadir sebagai ruang kolaborasi dan jembatan komunikasi antarpemangku kepentingan dalam membangun ekosistem jalan tol yang lebih efektif dan memberikan manfaat luas.


“Forum ini bukan regulator dan bukan badan usaha jalan tol. Kami hadir sebagai ruang kolaborasi atau jembatan antar-pemangku kepentingan,” jelas Muhammad Al-Kautsar.


Ia mengatakan, melalui pendekatan berbasis data dan kolaborasi, Forum Ekosistem Jaringan Jalan Tol diharapkan dapat menghasilkan gagasan serta langkah konkret untuk meningkatkan manfaat konektivitas jalan tol.


Forum tersebut juga diharapkan mampu mempertemukan berbagai perspektif, sehingga pembangunan dan pengelolaan jalan tol tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga memperhatikan kebutuhan masyarakat, pemerintah daerah, dunia usaha, keselamatan, serta dampak ekonomi.


Dengan terbentuknya Forum Ekosistem Jaringan Jalan Tol, MTI berharap kolaborasi lintas sektor dapat semakin kuat dan melahirkan berbagai solusi konkret agar konektivitas jalan tol memberikan manfaat yang semakin nyata bagi masyarakat dan daerah.


Tema “Jalan Tol Untuk Siapa dan Untuk Apa” pun menjadi pengingat bahwa pembangunan infrastruktur transportasi pada akhirnya harus bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan, kemudahan mobilitas, efisiensi ekonomi, serta kesejahteraan masyarakat. (Marli)