Musda V LPM Lampung Digelar, Tiga Tokoh Muda Berebut Kursi Ketua -->

Musda V LPM Lampung Digelar, Tiga Tokoh Muda Berebut Kursi Ketua

wartapalapa
Selasa, 20 Oktober 2026

 


Warta-palapa.com, Bandar Lampung 

Musyawarah Daerah (Musda) V Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (DPD LPM) Provinsi Lampung dijadwalkan berlangsung Rabu (21/10/2026) di Hotel Horison Bandar Lampung. Tiga tokoh muda Lampung, yakni Ali Sofyan, Sabnu Alie, dan H. Yuhadi, digadang-gadang bakal bersaing memperebutkan kursi Ketua DPD LPM Provinsi Lampung untuk periode lima tahun ke depan.


Musda V ini menjadi momentum penting bagi LPM Lampung untuk menentukan kepemimpinan baru, seiring berakhirnya masa kepengurusan DPD LPM Provinsi Lampung di bawah kepemimpinan Drs. H. Ahmad Bastian, SY.


Ketua Steering Committee (SC) Musda V LPM Lampung, Topan, saat dimintai keterangan, Senin (19/10/2026), mengatakan salah satu agenda utama Musda adalah memilih ketua baru yang akan memimpin organisasi tersebut.


Menurut Topan, dinamika menjelang Musda kali ini cukup tinggi. Setidaknya terdapat tiga tokoh muda yang dinilai memiliki kapasitas dan pengalaman organisasi untuk maju sebagai calon Ketua DPD LPM Provinsi Lampung.

“Musda kali ini berjalan sangat dinamis. Ada tiga tokoh yang digadang-gadang bakal maju, yakni Ali Sofyan, Sabnu Alie, dan H. Yuhadi,” ujar Topan.


Ia menjelaskan, mekanisme pencalonan mensyaratkan dukungan minimal 30 persen suara dari total 15 suara DPD LPM kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

“Bila mendapat dukungan 30 persen dari jumlah suara, maka dia bisa maju sebagai calon Ketua LPM Lampung,” jelasnya.


Tiga Kandidat dengan Latar Belakang Organisasi

Ketiga nama yang mencuat memiliki rekam jejak panjang dalam organisasi kepemudaan maupun politik di Lampung. Pengalaman tersebut menjadi salah satu modal yang dinilai penting untuk memimpin LPM sebagai organisasi yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.


Ali Sofyan, yang saat ini menjabat Sekretaris DPD LPM Provinsi Lampung, dinilai memiliki peluang dalam kontestasi tersebut. Kader Partai Gerindra ini dikenal aktif di berbagai organisasi dan telah mendampingi Ahmad Bastian selama lima tahun dalam kepengurusan LPM Lampung.


Pengalaman tersebut menjadi modal tersendiri bagi Ali untuk memahami dinamika internal organisasi, sekaligus melanjutkan program-program pemberdayaan masyarakat yang telah berjalan.


Nama berikutnya adalah Sabnu Alie, mantan Ketua Karang Taruna Provinsi Lampung. Politisi Partai Golkar ini dikenal memiliki pengalaman panjang dalam organisasi kepemudaan. Kiprahnya sejak usia muda hingga saat ini dinilai menjadi bekal untuk memimpin organisasi yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.


Sementara itu, H. Yuhadi merupakan tokoh pemuda yang kini menjabat anggota DPRD Kota Bandar Lampung. Ia telah tiga periode duduk sebagai anggota legislatif di tingkat kota dan dikenal sebagai aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).


Yuhadi juga merupakan kader Partai Golkar yang pernah lama memimpin DPD Partai Golkar Kota Bandar Lampung. Pengalaman di legislatif, organisasi kepemudaan, dan politik menjadi bagian dari rekam jejaknya.


Yuhadi Disebut Kantongi Dukungan Pengurus Daerah

Di antara ketiga kandidat, Yuhadi disebut-sebut mendapat perhatian dari sejumlah pengurus LPM kabupaten/kota. Latar belakangnya sebagai pengusaha, anggota DPRD, serta luasnya jaringan di kalangan aktivis, tokoh masyarakat, dan Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) menjadi faktor yang dinilai menguntungkan.


Kedekatannya dengan berbagai kalangan dinilai dapat menjadi modal untuk membangun komunikasi dan konsolidasi organisasi di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.


Selain itu, Ketua Umum DPP LPM Republik Indonesia, Dr. Ahmad Doli Kurnia Tandjung, S.Si., M.T., yang merupakan anggota DPR RI dari Partai Golkar sekaligus Presidium KAHMI Pusat, memiliki latar belakang organisasi yang sama dengan Yuhadi.


Yuhadi sendiri merupakan bagian dari Presidium KAHMI Lampung periode 2026–2031. Kesamaan latar belakang tersebut menjadi salah satu aspek yang turut diperbincangkan menjelang Musda, meski dukungan resmi dan hasil pemilihan tetap ditentukan melalui mekanisme organisasi.


Sejumlah pengurus LPM Lampung menilai ketiga tokoh yang muncul sama-sama memiliki kapasitas dan pengalaman untuk memimpin organisasi tersebut. Persaingan diperkirakan berlangsung dinamis, mengingat dukungan dari pemilik suara akan menjadi faktor penentu.


Musda V LPM Lampung pun menjadi ajang pembuktian bagi masing-masing kandidat untuk memperoleh kepercayaan dari pengurus LPM kabupaten/kota.


Siapa yang akhirnya terpilih sebagai Ketua DPD LPM Provinsi Lampung untuk lima tahun ke depan akan ditentukan dalam forum Musda yang berlangsung Rabu (21/10/2026). (Marli)